Netizen Bertanya Soal Berita GP Anshor, Lebih Baik Mana sama HTI dan FPI yang mau Dibubarkan? - PORTALJIHAD

Netizen Bertanya Soal Berita GP Anshor, Lebih Baik Mana sama HTI dan FPI yang mau Dibubarkan?

Sepertinya yang maha kuasa (Allah, SWT) benar-benar murka dengan siapapun yang membela orang-orang yang sudah menghina firmannya dan mendukung pembubarkan organisasi yang memperkuat kerohanian Islam (Rohis) di sekolah-sekolah (HTI).

Baca : Yusril Ihza Mahendra, Pendekar Hukum Pembela Islam


Sebagaimana yang biberitakan oleh Jurnal Siantar, Ketua GP Anshor Kabupaten Simalungun Ibnu Habibi Lubis dan dua temannya tertangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Siantar.
Dari berita tersebut, public mersepon dan menganggap apa yang menimpa organisasi di bawah naungan NU itu sebagai bentuk peringatan yang maha kuasa agar pemerintah di bawah kepemimpinan Jokowi bisa adil.

“Jangan hanya HTI aja dibubarkan, Organisasi yang lebih Anti Pancasila dan ketuanya sudah terbukti melangar  hukum juga harus dibubarkan,” respon Facebooker. Yang lain menjawab, lebih baik mana nih jadinya, HTI atau Ormas Islam yang mau dibubarkan atau yang Pro Pemerintah, tanya yang lain. 

Mengulang beriatanya, Kasat Reserse Narkoba Polres Siantar AKP Bambang Waskito, Kamis (18/8/2016) mengatakan, dari hasil pemeriksaan dua pria, yakni Ibnu Habibi dan Surya Alamsyah alias Tole, dan satu wanita Dewi Emma yang ditangkap ketika sedang menyabu dari salah satu kos-kosan di Jalan KKO, Kelurahan Bukit Sofa, Kecamatan Siantar Sitalasari telah diserahkan ke BNN Siantar.

Ketiganya diserahkan ke BNN lantaran hasil pemeriksaan (tes) urine, ketiganya diketahui positif sebagai pengguna narkoba.

“Toleh dan Ibnu Habibi Lubis dan Dewi Emma, hasil tes urine mereka  positif dan sudah kita serahkan ke BNN, “ungkapnya.
Sumber : Jurnal Siantar


Selain ketiganya, pihaknya juga menyerahkan barang bukti yang disita saat penggerebekan, yakni sisa sabu serta alat hisab sabu (bong).

Baca : Astagfirullah, Semoga NU Selamat dari Berita Hoax???


Kepala BNNK Siantar Ahmad Yani Damanik ketika dihubungi membenarkan bahwa pihaknya telah menerima ketiganya. “Iya, kita sudah terima tiga orang yang diserahkan polres kepada kita. Selanjutnya kita akan rehab mereka,”katanya (JS3)

Respon Public terhadap berita tersebut selengkapnya lihat gambar.
Powered by Blogger.